Posted by Taufik Budiarto
» Thursday, February 19, 2015
Bandung.- Program yang dibuat oleh Pemprov Jabar tentang pembukaan dua juta lapangan kerja dinilai berhasil, karena kini jumlah pengganguran di Jabar turun dengan jumlah yang cukup signifikan, yaitu sebesar 113 ribu.
Pada tahun 2013 lalu jumlah pengangguran di Jabar adalah sebanyak 1.888.667 atau sekitar 9,16 persen dari total jumlah penduduk. Namun jumlah pengangguran per Agustus 2014 hanya 1.775.196 atau sekitar 8,45 persen. "Orang yang menganggur di Jabar turun sekitar 113 ribu," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat, Hening Widiatmoko, Selasa (17/2/2015).
Hening memaparkan bahwa penurunan jumlah pengangguran di Jabar tersebut karena terbukanya lapangan kerja pada sektor-sektor yang menyerap usaha kerja.
Salah satunya kata dia, semakin banyaknya masyarakat Jabar yang mampu berwira usaha secara mandiri. "Masyarakat banyak yang bisa mandiri mengelola usaha. Sehingga, bisa menyerap tenaga kerja lebih banyak," ucapnya.
Namun saat disinggung mengenai daerah mana yang jumlah penganggurannya paling banyak turun, Hening mengatakan, Ia belum melakukan pemetaan.
"Namun, kalau dari sektor usaha industri garmen, sudah mulai berkurang.Yang paling banyak, adalah sektor jasa, perdagangan, hotel, restoran dan industri keuangan lebih terbuka, selain itu industri kreatif juga jadi harapan untuk menyerap tenaga kerja," katanya.
Hening mengklaim, turunnya jumlah pengguran di Jabar karena suksesnya program dua juta pembukaan lapangan kerja. Pada 2013, program tersebut bisa menyerap 200 ribu. Kemudian, pada 2014 serapan tenaga kerja naik sebanyak 724 ribu.
"Program dua juta lapangan kerja ini, bisa menyerap tenaga kerja 400 sampai 500 ribu pertahun," katanya. Oleh karenanya Hening berharap program ini akan berjalan sukses, dan semakin menurunkan jumlah pengganguran yang ada di Jawa Barat di masa yang akan datang. (pikiran-rakyat.com)
ADS HERE !!!